Lantai kayu untuk rumah

Ada banyak hal yang harus di perhatikan dalam membangun rumah. selain design rumah yang unik dan menarik, dekorasi yang indah, material yang di gunakan pun juga harus yang kuat dan kokoh. Salah satunya rumah minimalis, rumah ini banyak di minati para keluarga saat ini. Karena design yang bagus dan simple dapat membuat rumah minimalis menjadi salah satu pilihan yang tepat.

 

Untuk memperindah rumah minimalis banyak pilihan atribut yang menjadi refrensi, seperti dinding, atap, hingga lantai. Untuk rumah minimalis sendiri lantai yang dapat di gunakan, dari mulai kramik, marmer, hingga kayu. Saat ini, lantai kayu lebih banyak di gemari oleh beberapa kalangan.

 

Pada umumnya, jenis lantai ini yang dibuat di Indonesia dibuat dengan bahan dasar kayu kelapa, kayu jati, kayu sungkai, kayu merbau (dikenal dengan nama lantai merbau), kayu bengkirai, kayu ulin, dan juga kayu sonokeling. Untuk yang import, biasanya dibuat dengan bahan dasar lime, oak, cherry, maple, dan juga walnut.

 

Lantai parquet dapat diaplikasikan untuk hampir semua jenis bangunan dan ruangan. Berbagai contoh gaya bangunan yang cocok untuk lantai ini adalah rumah minimalis, rumah modern, rumah etnik, apartemen minimalis, rumah mediterania, eklektik, rumah minimalis tropis, dan rumah tropis. Untuk ruangan, lantai ini dapat diaplikasikan di ruang makan, teras luar, ruang tamu, foyer, ruang keluarga, tidur sampai interior home theater.

 

Lantai kayu umumnya menonjolkan kekuatan pada permukaan seperti scratch resistence, stain resistance dan anti bacterial. Namun untuk penggunaan pada rumah minimalis, aspek kesehatan dan produk ramah lingkungan menjadi pertimbagan utama. Untuk tekstur, warna dan desain pun mudah disesuaikan dengan sekelilingnya. Keunggulan lain menggunakan parquet selain dapat memberikan suasana hangat karena dapat menumpas dan menetralkan hawa dingin. Produk parquet juga mampu meredam pantulan suara, sehingga ruangan terasa lebih nyaman. Disamping itu, perawatannya bisa dibilang sangat mudah. Umumnya ibu rumah tangga sering mengeluh sulitnya membersihkan lantai kayu. Membersihkan parquet atau lantai kayu cukup mudah hanya menggunakan kain lap yang lembab untuk perawatan sehari-hari. Bila dibutuhkan, bisa menggunakan bahan pembersih non korosif agar warna tidak cepat pudar dan kusam.

 

Selain itu ada beberapa hal yang harus dicermati dalam memilih lantai kayu, seperi matrial lapisannya apakah solid, potongan atau plywood juga harus diperhatikan. Kemudain jenis kayu apakah softwood atau hardwood, kepadatan kayu juga dapat kamu bedakan dari densitasnya. Untuk softwood permukaannya lebih soft dan akan menyebabkan cerik walaupun ditekan dengan ringan. Sebaliknya untuk jenis hardwood konsumen tidak perlu takut akan terjadi pembengkokan setelah pemasangan atau biasanya terjadi untuk kurun waktu yang sangat lama setelah pemasangan, karena parquet tahan terhadap tekanan sampai dengan 450 kg per meter persegi.