Kolam Renang Minimalis

Jika anda memiliki lahan lebih di bagian rumah anda, tak ada salahnya untuk membuat kolam renang. Terlebih bagi anda yang sudah berkeluarga dan memiliki anak. Pasti anak anda akan senang apabila ada kolam renang di rumah.

Untuk menentukan lokasi atau lahan yang akan dibangun kolam renang, ada baiknya jika lokasinya ada di belakang atau di samping rumah anda. Hal ini dikarenakan kolam renang yang bersifat pribadi dan pasti anda tidak akan merasa nyaman jika kolam renang anda dapat terlihat dengan mudah oleh tetangga anda.

Kolam renang selain menjadi sarana olah raga juga bisa sebagai untuk pemuas hobby dan juga sebagai hiburan untuk keluarga. Kolam renang di rumah tak perlu lahan yang luas dan tak perlu biaya yang tinggi. Dengan budget kisaran Rp. 10 juta, sudah lebih dari cukup untuk membuat kolam renang.

Secara garis besar, ada biaya pokok dalam pembuatan kolam renang. Yaitu biaya konstruksi, biaya kelengkapan seperti pompa air sampai sistem filter, dan biaya perawatan. Perlu ditekankan, budget Rp. 10 juta adalah biaya minimal dengan desain kolam renang persegi panjang sederhana dengan tingkat kedalaman yang sedang sehingga aman untuk digunakan oleh anak – anak anda. Jika anda menginginkan desain yang lebih bagus dengan pilihan keramik yang unik dan indah dengan aksesoris dan sebagainya, pastilah lebih mahal lagi.

Jika anda kira untuk perawatan kolam renang harus dikuras tiap minggu dan dibuang airnya, anda salah dan sudah pasti anda akan sangat kerepotan. Kolam renang sekarang tidak menggunakan metode seperti itu untuk dibersihkan. Untuk membersihkannya, setiap minggu air kolam renang harus ditambah antara 10-15 persen dikarenakan penguapan. Lalu untuk menjaga kebersihannya, anda bisa menggunakan kaporit dengan harga Rp. 20.000,-/kg di toko bahan kimia.

Agar air kolam renang terjaga kebersihannya dan tidak ditumbuhi lumur atau alga, ada baiknya menaburkan kaporit 1-2 genggam setiap 3-4 hari. Sirkulasi air baiknya tetap terjaga dan dilakukan setiap hari meski kolam tak digunakan. Lagi pula arus listrik yang digunakan untuk sirkulasi air tak terlalu memakan banyak daya listrik.

Kolam renang outdoor memang akan lebih mudah terkena kotoran seperti daun – daun yang berjatuhan dan akan lebih sering perawatannya, namun cara merawat kejernihan air kolam renang akan lebih mudah bila dibandingkan dengan kolam air indoor.